Rabu, 30 Desember 2015

Gitar dan Hukum Melde

Pada gitar terdapat berbagai macam nada yang dapat kita dengarkan dan mainkan, dan ternyata hal ini berhubungan dengan konsep gelombang berdiri atau Hukum Melde. Nada-nada indah dan beraneka ragam yang dihasilkan oleh gitar disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu massa senar gitar, setelan kekencangan senar gitar, posisi dimana dipetiknya senar gitar, dan tarikan petikan senar gitar. berikut penjelasannya

1. Massa senar gitar

Gitar terdiri dari 6 tali senar, masing-masing senar memiliki karakter yang berbeda. Untuk menghasilkan nada besar, digunakan senar yang ukurannya lebih besar. Prinsip yang digunakan dalam mengatur tinggi rendahnya nada pada gitar adalah dengan persamaan Hukum Melde.


Dengan v adalah cepat rambat gelombang, F adalah gaya yang diberikan pada senar gitar, l adalah panjang senar, dan m adalah massa senar gitar.
Untuk panjang tali senar yang sama, senar gitar yang semakin besar, berarti memiliki massa yang semakin besar. Akibatnya senar yang semakin besar dengan tarikan yang kurang tegang akan menyebabkan kecepatan gelombang yang merambat pada tali semakin kecil. Berdasarkan hubungan antara kecepatan dan frekuensi




Maka untuk posisi petik yang sama, frekuensi gelombang bunyi yang dihasilkan sangat bergantung pada kecepatan gelombang merambat pada tali. Untuk senar yang semakin besar (kecepatan merambat semakin kecil), maka frekuensi gelombang yang dihasilkan akan semakin rendah. Dan sebaliknya untuk tali yang lebih kecil, maka kecepatan rambat gelombangnya semakin besar, sehingga mengakibatkan frekuensi semakin tinggi

2. Setelan kekencangan senar gitar

Setelan dalam mengatur tegangan senar gitar sangat berpengaruh pada macam nada yang dihasilkan pada gitar. Hal ini terjadi juga berdasarkan pada persamaan melde diatas. Semakin tegang setelan senar gitar, maka semakin cepat gelombang dapat merambat pada tali. Akibatnya untuk setelan yang tegang dapat menghasilkan nada-nada tinggi, sementara untuk setelan yang kurang tegang akan menghasilkan nada-nada yang rendah.
   
3. Posisi petikan senar gitar

Posisi tangan saat menekan senar gitar berpengaruh pada warna nada yang dihasilkan. Pada kedua ujung senar, selalu terjadi simpul gelombang.
Berdasarkan persamaan

Untuk kecepatan rambat yang sama, semakin kecil panjang gelombang akan menghasilkan frekuensi semakin besar. Dari sinilah perbedaan posisi tangan dalam menekan senar gitar dapat menghasilkan frekuensi nada yang berbeda
      
4. Tarikan petikan senar gitar
Petikan senar gitar merupakan yang menyebabkan gelombang pada senar terjadi. Semakin keras petikan senar, semakin besar amplitudo gelombang. Semakin besar amplitudo gelombang, maka semakin cepat rambatnya.


Senin, 07 Desember 2015

Percobaan TEKANAN HIDROSTATIK


LAPORAN EKSPLOR ALAT
Disusun sebagai salah satu tugas mata kuliah Laboratorium Fisika Sekolah I
Dosen Pengampu: Irma Rahma Suwarma, S.Si., M. Pd., Ph. D.


disusun oleh:

Citra Septiani Lestari              1301067
Ida Rachmawati                      1304275
Novia Suci Lestari                  1304963
Sarah Nadaipah                       1300699


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2015

A.    Judul Eksperimen: Tekanan Hidrostatik
B.     Tujuan: Menyelidiki pengaruh kedalaman terhadap tekanan hidrostatik
C.     Alat dan Bahan:
No. Kat
Nama Alat/Bahan
Jumlah
FME 51.01/01
Dasar statif
2
FME 51.03/03
Batang statif pendek
1
FME 51.04/04
Batang statif panjang
2
FME 51.05/05
Balok pendukung
2
FSP 11.11/53A
Pelacak tekanan
2
FPA 12.10/51
Selang silikon
1
FSC 7
Tabung berpancuran
1
FSP 11/05/43
Selang plastik transparan
1
FSP 11.18/138
Siring 50ml
1

Air
Secukupnya

D.    Prosedur:
1.      Menyusun alat dan bahan sesuai pada gambar
 

2.      Mengisi air pada tabung berpancuran hingga batas pancuran
3.   Mengisi air pada selang u yang terdapat pada pelacak tekanan 1, sampai di skala 5 di kedua sisi selang u menggunakan siring.
4.      Menyelupkan pelacak tekanan 2 pada tabung berpancuran sedalam 2 cm
5.   Melihat adanya perbedaan ketinggian pada selang manometer u yang terdapat pada pelacak tekanan 1
6.      Mencatat data perbedaan ketinggian yang terlihat pada manometer u
7.      Mengulangi langkah 4-6 untuk kedalaman pelacak tekanan 4 cm dan 6 cm
8.      Mengulangi langkah 4-7 untuk posisi selang yang berbeda  pada pelacak tekanan 2
Posisi selang yang berbeda:

E.     Data:
Pelaksanaan percobaan: Selasa, 13 Oktober 2015
Waktu percobaan: 08.43-09.10 WIB
No
Posisi jung selang
pada Manometer U
Kedalaman 2 cm
Kedalaman 4 cm
Kedalaman 6 cm
1
A
1,3
2,2
3,7
2
B
1,2
2,7
3,8
3
C
1,9
3,1
4,3
4
D
1,7
3,1
4,5
5
E
3,5
4,5
5,8
6
F
3,5
4,8
6,2

F.      Analisis
1.      Data
Setelah melakukan percobaan didapatkan hasil bahwa pada posisi manapun semakin dalam pelacak dicelupkan kedalam air, akan terjadi perbedaan ketinggian semakin besar pada pelacak tekanan manometer u. Jadi kami dapat menyimpulkan bahwa semakin dalam benda dicelupkan kedalam air, benda tersebut akan mengalami tekanan hidrostatik yang semakin besar juga.
Pada posisi selang yang berbeda-beda, dengan kedalaman yang sama, kami tidak dapat menentukan tekanan hidrostatik yang sama, hanya saja dengan posisi ketinggian selang yang mirip (hanya berbeda letak kiri-kanan) seperti AB, CD, EF, tekanan hidrostatik yang dialami hampir sama.
2.      Eksperimen

Dalam pelaksanaan eksperimen ini kami tidak menggunakan selang transparan, karena kesulitan membentuk manometer u, sehingga kami hanya menggunakan selang silikon yang mudah dibentuk. Meskipun begitu, masih terdapat kesulitan juga dalam membentuk manometer u menggunakan selang silikon, pada selang u yang dibentuk tidak benar benar sempurna berbentuk u, karena pelacak tekanan memiliki lebar yang tidak cukup lebar, selang silikon pada posisi  u terjadi penyempitan, hal ini dapat menyebabkan ketidakakuratan data dalam menyelidiki perbedaan ketinggian yang terjadi pada manometer u.


Daftar Pustaka:
Modul Laboratorium Fisika Sekolah I, Pudak

Senin, 30 November 2015

Usaha dan Energi

Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Assalamu'alaikum, sahabat fisika ^^
kali ini saya akan menshare suatu media pembelajaran fisika, dengan materi Usaha dan Energi..
pada media pembelajaran ini akan dibahas jenia-jenis usaha, dan energi serta animasinya.
semoga dapat dipahami dan bermanfaat yaa..

Baca Materi Usaha dan Energi, klik disini